CALIFORNIA, ifakta.co – Produsen mobil listrik Tesla melaporkan kinerja pengiriman kendaraan pada kuartal pertama tahun ini yang relatif sejalan dengan ekspektasi pasar, meski dibayangi penurunan tajam pada bisnis penyimpanan energi.

Dalam laporan terbarunya, Tesla mencatat pengiriman sebanyak 358.000 unit kendaraan secara global. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 6 persen secara tahunan (year-on-year), namun sedikit di bawah konsensus pasar yang memperkirakan penjualan mencapai 365.000 unit.

Meski demikian, capaian ini dinilai masih cukup solid karena berhasil melampaui proyeksi internal yang lebih konservatif dari Morgan Stanley. Di sisi lain, sorotan tertuju pada divisi penyimpanan energi Tesla yang mengalami penurunan dua digit secara mengejutkan.

Iklan

Pelemahan ini menjadi catatan tersendiri di tengah upaya perusahaan memperluas bisnis di luar kendaraan listrik, termasuk pada sektor energi terbarukan dan penyimpanan daya.

Analis menilai, meskipun kinerja pengiriman kendaraan masih menunjukkan pertumbuhan, tekanan pada lini energi dapat menjadi tantangan bagi diversifikasi bisnis Tesla ke depan.

Faktor permintaan global, harga, serta dinamika rantai pasok disebut turut memengaruhi performa perusahaan secara keseluruhan.
Ke depan, pasar akan mencermati strategi Tesla dalam menjaga momentum penjualan kendaraan sekaligus memulihkan kinerja divisi energi, yang selama ini menjadi salah satu pilar ekspansi jangka panjang perusahaan.

(fa/fza)