PRABUMULIH, ifakta.co – Menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana meriah kembali hadir di Kota Prabumulih melalui gelaran pasar malam tahunan yang digelar di Lapangan Tugu Jogja, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Minggu (8/3/2026).
Kehadiran pasar malam ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan tempat berkumpul bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
Puluhan pedagang kuliner turut meramaikan kegiatan tersebut dengan menghadirkan berbagai pilihan makanan, mulai dari sajian khas daerah hingga jajanan kekinian yang tengah digemari masyarakat.
Iklan
Selain kuliner lokal khas Prabumulih, pengunjung juga dapat menemukan aneka jajanan modern seperti takoyaki, tanghulu, churros, cokelat fountain, hingga minuman magic water yang banyak diminati kalangan anak muda. Selengkapnya:
Tak hanya itu, beragam hidangan laut dan menu unik seperti baby crab, cumi bakar, hingga sate bekicot juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Saya bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena bisa mendapatkan tambahan penghasilan,” ujar Mirna, salah satu pedagang yang berjualan di lokasi pasar malam tersebut.
Untuk menikmati suasana pasar malam, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Pengelolaan parkir pun melibatkan masyarakat sekitar sehingga turut memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat.
Keramaian biasanya mencapai puncaknya pada malam hari, sekitar pukul 19.30 WIB hingga 23.00 WIB, saat kawasan pasar malam dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga maupun teman.
Selain berburu kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana hiburan dan beragam produk yang dijual di area pasar malam.
Berbagai permainan anak turut tersedia, seperti melukis, tangkap ikan, lempar gelang, hingga permainan outbound balon yang ramai diminati anak-anak.
Pengunjung juga dapat menemukan beragam barang dengan harga terjangkau, mulai dari pakaian dengan harga Rp10.000, produk rumah tangga seperti sabun, pisau, pembersih kompor, tanaman hias, hingga perangkat sound mini.
Menariknya, sejumlah permainan klasik seperti perahu klotok dan mainan tanah liat yang kini jarang dijumpai kembali dihadirkan, menghadirkan nuansa nostalgia bagi orang tua.
Sementara itu, berbagai mainan modern seperti pop up, squishy, dan aneka mainan kekinian menjadi favorit bagi kalangan anak-anak yang datang berkunjung.
Kehadiran pasar malam ini pun diharapkan dapat menjadi hiburan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian warga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. (edy-if)
