SHANGHAI, ifakta.co – Perusahaan teknologi berbasis satelit asal Shanghai, MizarVision, mengunggah sejumlah citra satelit yang memperlihatkan aktivitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Gambar-gambar tersebut menampilkan berbagai pergerakan aset strategis militer AS, mulai dari kapal induk hingga posisi pesawat tempur di sejumlah pangkalan udara utama.
Dalam unggahan di platform media sosial X, MizarVision mempublikasikan citra beresolusi tinggi yang menunjukkan keberadaan pesawat tempur siluman Lockheed Martin F-22 Raptor di pangkalan udara Ovda, Israel. Kehadiran jet tempur generasi kelima tersebut memicu perhatian pengamat militer karena dikenal sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih yang dimiliki Angkatan Udara Amerika Serikat.
Selain itu, citra satelit juga memperlihatkan aktivitas beberapa pesawat pengintai dan komando udara di pangkalan udara Prince Sultan, Arab Saudi.
Iklan
Di lokasi tersebut terlihat pesawat Boeing E-3 AWACS, yang berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan pengendali pertempuran udara, serta pesawat Bombardier E-11, yang biasa digunakan sebagai platform komunikasi udara untuk mendukung operasi militer.
Unggahan citra satelit ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana teknologi penginderaan jauh komersial kini mampu memantau aktivitas militer negara besar secara relatif terbuka. Sejumlah analis menilai publikasi data semacam ini dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan dan pergerakan militer di kawasan yang tengah mengalami peningkatan ketegangan geopolitik.
Hingga saat ini, pihak militer Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi terkait citra satelit yang dipublikasikan oleh MizarVision tersebut.
Temuan ini kembali menegaskan bahwa perkembangan teknologi satelit sipil telah mengubah lanskap transparansi informasi dalam bidang pertahanan global.(J0)


