TANGERANG, ifakta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) mengalokasikan anggaran sebesar Rp335 miliar untuk memperbaiki tujuh ruas jalan strategis pada tahun 2026. Perbaikan dilakukan secara permanen guna meningkatkan konektivitas, keselamatan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan, dari total anggaran tersebut sebesar Rp181 miliar dialokasikan untuk pekerjaan utama, sementara tambahan Rp24 miliar dikhususkan untuk penanganan Jalan Raya Pakuhaji.

Selain itu, untuk sejumlah ruas prioritas di kawasan Pasar Kemis, terdapat enam titik pekerjaan dengan nilai anggaran mendekati Rp130 miliar.

Iklan

“Perbaikannya dilakukan tahun ini dan bersifat permanen. Fokusnya pada ruas-ruas strategis yang menopang aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat,” ujar Iwan kepada wartawan, Minggu (1/3/2026).

Adapun tujuh ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi Jalan Cikupa–Pasar Kemis, Pasar Kemis–Rajeg, Jatiuwung–Pasar Kemis, Cadas–Kukun, Jati–Sepatan–Mauk, Ceplak–Kronjo, serta Jati Mulya–Dadap.

Tak hanya itu, pada tahun ini Pemkab Tangerang juga mengalokasikan anggaran untuk membenahi 219 titik ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Berdasarkan data DBMSDA, sekitar 99 kilometer jalan kabupaten saat ini berada dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan pembangunan ulang.

Warga Sambut Positif

Rencana perbaikan tersebut disambut positif oleh masyarakat, khususnya warga yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak.

Dani, warga Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, mengaku Jalan Raya Ceplak–Kronjo sudah lama mengalami kerusakan.

“Sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan bergelombang. Memang ada beberapa bagian yang diperbaiki, tapi tidak pernah menyeluruh sehingga jalannya tetap tidak mulus,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rifai, warga lainnya, berharap perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh agar tidak lagi menghambat aktivitas transportasi.

“Jarak Ceplak ke Kronjo sebenarnya tidak terlalu jauh, tetapi karena banyak titik rusak, waktu tempuh jadi lebih lama. Semoga tahun ini perbaikan permanen benar-benar terealisasi,” katanya.

Dengan perbaikan permanen ini, Pemkab Tangerang diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan keselamatan pengguna jalan.

(Sb-Alex)
PWGK-KRESEK Kabupaten Tangerang Banten