JAKARTA, ifakta.co – Sebanyak 131 warga Jakarta Barat telah menyelesaikan proses verifikasi klaster 1 Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Verifikasi digelar di Kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat selama tiga hari, 25–27 Februari 2026.
Kepala Sudinhub Jakarta Barat, Susilo Dewanto, menjelaskan seluruh peserta sebelumnya telah melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id yang dibuka sejak 22 Februari 2026.
Iklan
“Pendaftaran dilakukan secara online, kemudian peserta wajib hadir untuk mencocokkan dan memvalidasi data agar bisa masuk daftar keberangkatan,” ujar Susilo, Jumat (27/2/2026).
Ia merinci, pada hari pertama verifikasi tercatat 86 orang hadir. Kemudian 34 orang pada 26 Februari, dan 11 orang pada hari terakhir.
Dari total 131 peserta yang telah diverifikasi, Kota Solo menjadi tujuan terbanyak dengan 42 penumpang. Disusul Palembang dan Sragen masing-masing 23 orang.
Sebanyak 21 peserta memilih Madiun, 18 orang menuju Cilacap, dan empat orang ke Tasikmalaya.
Susilo menegaskan, tahapan verifikasi menjadi penentu akhir jumlah peserta yang akan diberangkatkan.
Karena itu, masyarakat yang sudah mendaftar diminta tidak melewatkan proses ini.
“Melalui verifikasi ini kami memastikan tidak ada perbedaan data maupun identitas. Hal tersebut penting agar proses pemberangkatan berjalan lancar dan sesuai kuota,” tegasnya.
Sementara itu, program mudik gratis tahunan ini disambut antusias warga. Selain membantu meringankan beban biaya transportasi, program ini juga memberi kepastian perjalanan yang lebih aman dan terorganisir.
Mirna (25), warga Cengkareng Barat yang akan pulang ke Solo bersama suaminya, mengaku bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta.
“Semoga jadwal keberangkatan sesuai rencana dan perjalanan kami aman sampai kampung halaman. Terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas kesempatan ini,” ucapnya.
Program Mudik Gratis DKI Jakarta menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung mobilitas warga menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus mengurangi kepadatan arus mudik. (AMN)



