BANYUMAS, ifakta.co – Sebanyak sekitar 220 peserta mengikuti Audisi Lengger Banyumas yang digelar di Hetero Space Purwokerto, Jumat (14/2). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas.

Audisi tersebut merupakan bagian dari program “Lengger Bicara”, yang bertujuan menjaring penari-penari terbaik Banyumas untuk tampil dalam pagelaran utama. Peserta yang ambil bagian merupakan penari berusia 18 hingga 30 tahun.

Ketua Banyumas Culture Festival sekaligus perwakilan Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, Muhammad Ridwan Bungsu, menjelaskan bahwa audisi ini menjadi tahap awal kurasi penampil dalam gelaran Lengger Bicara.

Iklan

“Acara Lengger Bicara tadi merupakan audisi pemilihan penari-penari terbaik Banyumas untuk mengikuti pagelaran Lengger Bicara. Diikuti oleh sekitar 220 peserta. Pesertanya mulai usia 18 sampai 30 tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, Banyumas Culture Festival baru pertama kali diselenggarakan tahun ini. Ke depan, kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan.

“Banyumas Culture Festival baru pertama diselenggarakan di tahun ini. Rencananya mau kita adakan setiap tahun dengan tujuan mewadahi serta menjadi etalase promosi daripada kesenian-kesenian yang ada di Banyumas,” kata Ridwan.

Lengger Banyumas sendiri merupakan salah satu tarian tradisional khas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tarian ini dikenal memiliki keunikan dalam ragam gerak, ekspresi, serta interaksi antara penari dan penonton. Dalam sejarahnya, lengger tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga bagian dari ritual dan ekspresi budaya masyarakat Banyumas.

Melalui audisi ini, panitia berharap lahir regenerasi penari lengger yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang melekat dalam setiap gerakan. Momentum Hari Jadi Banyumas pun dimanfaatkan sebagai ruang penguatan identitas budaya lokal sekaligus promosi seni tradisi kepada generasi muda.

(naf/kho)