TANGERANG, ifakta.co – Suasana Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang tampak semarak dan penuh warna, Kamis (12/2/2026). Sebanyak 106 pasang pengantin dari berbagai latar belakang usia dan agama mengikuti resepsi pernikahan massal bertajuk Tangerang Ngebesan 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pernikahan, melainkan perayaan kebersamaan sekaligus pelestarian budaya Betawi yang kental dengan tradisi.

Sejak pagi, ratusan pasangan pengantin tampil bersolek lengkap dengan busana adat. Iring-iringan rombongan keluarga memadati lokasi acara, menghadirkan suasana bak hajatan besar dengan hiasan janur kuning, kembang warna-warni, serta alunan musik gambang kromong khas Betawi.

Iklan

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan seluruh pasangan tersebut sebelumnya telah menjalani prosesi legalisasi pernikahan.

“Mereka ini ada 106 pasangan. Kemarin, Rabu 11 Februari 2026, sudah menjalani itsbat nikah. Nah hari ini kita ngebesan, kita rayakan hari bahagianya,” ujar Sachrudin.

Dari total peserta, tercatat 97 pasangan beragama Islam dan 9 pasangan non-Muslim ikut serta dalam perayaan tersebut.

Sachrudin menegaskan, Tangerang Ngebesan menjadi simbol inklusivitas sekaligus identitas budaya Kota Tangerang.

“Tangerang Ngebesan ini bukan sekadar resepsi, tetapi wujud kebersamaan dan identitas budaya kita. Kota Tangerang milik semua, dan kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan bersama,” katanya.

Prosesi adat Betawi menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Tradisi palang pintu dengan atraksi silat serta adu pantun antarjawara menghidupkan suasana, menunjukkan bahwa modernisasi kota tetap berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi.

“Kita tahu Kota Tangerang ini budayanya sangat banyak, kaya sekali, salah satunya Betawi. Jadi kita ambil budayanya untuk memeriahkan suasana ngebesan ini,” tambah Sachrudin.

Salah satu pasangan peserta, Owen dan Mishel, yang merupakan penganut Konghucu, mengaku terharu bisa menjadi bagian dari perayaan tersebut.

“Kami merasa bangga dan terharu bisa ikut dalam perayaan ini. Selain meriah, kami juga merasakan kebersamaan yang luar biasa. Semoga Kota Tangerang semakin maju dan harmonis,” ungkap Owen.

Melalui Tangerang Ngebesan 2026, Pemerintah Kota Tangerang berharap tradisi lokal tetap lestari sekaligus memperkuat nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. 

(AMN)