JAKARTA BARAT, ifakta.co – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui apel pagi program Jaga Jakarta Barat Bersih. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di halaman Kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jalan Perdana, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Rabu (11/2/2026).

Apel ini dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setko Jakbar Imron Sahrin, serta jajaran terkait. Kepala Sudin LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi, bertindak sebagai komandan apel.

Iklan

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaga Jakarta Bersih.

80 Ton Sampah Diangkut Serentak

Dalam arahannya, Iin Mutmainnah mengapresiasi pelaksanaan kerja bakti serentak yang digelar pada Minggu (8/2) di delapan kecamatan se-Jakarta Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 40 meter kubik atau setara sekitar 80 ton sampah berhasil diangkut. Selain itu, sebanyak 1,5 meter kubik lumpur juga dikeruk dari saluran air yang mengalami pendangkalan.

“Persoalan sampah tidak semata-mata soal pengangkutan. Kita harus mengubah pola pikir, mulai dari pemilahan dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga. 

Jika hanya mengandalkan pengangkutan, masalah tidak akan pernah selesai,” tegas Iin.

Fokus Normalisasi Saluran dan Edukasi Warga

Wali Kota juga menekankan pentingnya normalisasi dan pembersihan saluran air secara berkala, terutama yang terdampak sedimentasi dan tumpukan sampah.

Ia meminta jajaran terkait melakukan pendekatan humanis kepada warga, khususnya dalam penanganan saluran air yang tertutup permanen agar dapat difungsikan kembali.

Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, Jakarta Barat yang bersih dan nyaman bukan sekadar harapan, tetapi bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Gerakan Berkelanjutan, Bukan Seremonial

Melalui gerakan Jaga Jakarta Bersih, Pemkot Jakarta Barat menargetkan kerja bakti tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi sebagai gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkot berharap sinergi antara aparatur wilayah dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan banjir, mengurangi volume sampah, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

(AMN)