JAKARTA UTARA, ifakta.co – Konser DJ Panda yang digelar di Emporium Mall Pluit, Jakarta Utara, Sabtu malam (7/2/2026), menyedot perhatian ribuan pengunjung. Acara yang berlangsung sejak pukul 21.00 WIB hingga berakhir sekitar pukul 24.00 WIB tersebut dipadati kurang lebih seribu orang, termasuk anak-anak di bawah umur, bahkan balita berusia di bawah lima tahun.

Pantauan di lokasi menunjukkan pengamanan cukup ketat. Sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Penjaringan bersama personel Brimob tampak berjaga dan memantau situasi keamanan di area konser yang berada di lantai dasar mal tersebut.

Namun, saat dimintai keterangan terkait pelaksanaan konser DJ Panda, baik mengenai perizinan maupun kehadiran anak-anak di bawah umur, petugas kepolisian yang berjaga memilih diam dan enggan memberikan penjelasan.

Iklan

“Maaf, Mas, biar pimpinan kami saja yang menjawab. Kami takut salah ucap,” ujar salah seorang anggota kepolisian berbadan tegap yang berjaga di area lift, singkat.

Di sisi lain, pihak penyelenggara atau panitia acara dengan tegas melarang jurnalis untuk melakukan peliputan tepat sebelum acara dimulai. Larangan tersebut memicu tanda tanya, mengingat acara berlangsung di ruang publik pusat perbelanjaan dan dihadiri ribuan pengunjung.

Meski demikian, kemeriahan konser tetap berlangsung. DJ Panda tampil eksis di atas panggung dengan gaya performa khasnya, memainkan musik elektronik yang membuat pengunjung dan para penggemarnya terkesima serta larut dalam suasana hiburan.

Namun, di balik kemegahan dan antusiasme penonton, muncul dugaan adanya kejanggalan, khususnya terkait pelarangan aktivitas jurnalistik oleh pihak penyelenggara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia maupun pihak berwenang mengenai alasan pelarangan peliputan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Ifakta.co masih menunggu keterangan resmi dari Kapolsek Penjaringan serta pihak panitia penyelenggara terkait pelaksanaan konser DJ Panda tersebut, termasuk soal perizinan acara, pengamanan, serta alasan pelarangan aktivitas jurnalistik di lokasi konser.

(Sb-Alex)