SEMARANG, ifakta.co – Prilly Latuconsina kembali menjadi sorotan publik usai mengaktifkan status Open to Work di LinkedIn. Langkah ini menarik perhatian karena menandai fase baru dalam perjalanan karirnya, yang kini tengah membuka diri untuk belajar di luar dunia perfilman.
Di usia 29 tahun ini, Prilly sedang berada dalam masa transisi setelah resmi mengundurkan diri dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab. Keputusan itu membuatnya memiliki ruang lebih luas untuk menjajal pengalaman baru, termasuk ketertarikannya pada dunia penjualan serta cara konsumen merespons sebuah produk.
Sambil menanti peluang yang sesuai, Prilly memilih menikmati hari-harinya dengan aktivitas sederhana. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia membagikan momen keseharian tanpa jadwal keartisan yang padat, sesuatu yang jarang terlihat sebelumnya.
Iklan
Status Open to Work diketahui telah diaktifkan sejak 25 Januari 2026. Prilly kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut melalui akun Instagram @prillylatuconsina96 yang dikutip pada Rabu (29/1/2026).
“Jangan kaget dulu ya. Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas tapi karena lagi ingin belajar hal baru,” ujar Prilly.
Ia menegaskan keinginannya untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba pengalaman berbeda dari industri yang selama ini ia geluti.
“Seperti offline sales experience. Ketemu orang langsung, ngobrol, memahami kebutuhan mereka sampai belajar bagaimana sebuah produk benar-benar diterima dan dirasakan langsung oleh konsumen,” lanjutnya.
Prilly juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya masih berada dalam tahap eksplorasi dan terbuka terhadap berbagai kesempatan baru dalam perjalanan kariernya.
Unggahan tersebut langsung mengundang perhatian warganet. Kolom komentar dipenuhi respons humor yang menyinggung realitas dunia kerja, mulai dari persaingan mencari pekerjaan hingga sindiran soal upah.
Sejumlah figur publik turut meramaikan, termasuk Jerome Polin yang menuliskan komentar bernuansa ajakan bergabung dengan Mantappu Academy, lembaga bimbingan belajar yang ia dirikan.
Beragam respons tersebut menunjukkan bahwa langkah Prilly tak hanya menarik perhatian penggemar, tetapi juga memantik obrolan ringan seputar dinamika dunia kerja yang tengah dirasakan banyak orang.
(naf/kho)


