SEMARANG, ifakta.coUniversitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Wisuda ke-137 pada Sabtu, 24 Januari 2026. Prosesi akademik yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda lahirnya ribuan lulusan baru yang ditempa dalam situasi penuh tantangan

Sebanyak 1.500 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan. Jumlah tersebut terdiri atas 43 lulusan program doktor, 176 magister, 1.271 sarjana, dan 10 diploma.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan beserta orang tua yang telah mendampingi perjalanan akademik hingga tuntas.

Iklan

“Capaian kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian yang lebih luas. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi kehidupan,” ujar Rektor.

Rektor menekankan bahwa mayoritas wisudawan merupakan mahasiswa angkatan pandemi Covid-19 yang menempuh pendidikan dalam keterbatasan akses, ruang gerak, dan interaksi akademik. Namun, kondisi tersebut justru membentuk karakter lulusan UNNES yang tangguh dan adaptif.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk bertahan dan berkembang di tengah dinamika zaman.

“Ketangguhan mental yang saudara miliki perlu dijaga dan diarahkan untuk menghasilkan karya-karya bermakna, baik bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, maupun negara,” tegasnya.

Ia pun optimistis, karakter tangguh yang dipadukan dengan nilai-nilai konservasi UNNES akan menjadi jembatan menuju kesuksesan para lulusan di masa depan.

Sementara itu, perwakilan wisudawan terbaik, Nuraili Karomah, menyampaikan pidato yang sarat refleksi dan makna perjuangan.

Ia mengungkapkan bahwa perjalanan akademik yang dilalui bukanlah proses yang mudah, melainkan penuh tantangan, pengorbanan, dan keraguan.

Dalam pidatonya, Nuraili mengenang peran besar orang tua yang senantiasa menjadi sumber doa dan kekuatan, meskipun tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi.

“Toga yang kami kenakan hari ini bukan hanya simbol kelulusan, tetapi simbol doa, pengorbanan, dan mimpi orang tua kami,” ungkapnya dengan haru.

Ia juga mengajak seluruh wisudawan untuk terus melangkah dengan optimisme, menjadikan ilmu sebagai cahaya, dan harapan sebagai kompas dalam menapaki masa depan.

Prosesi Wisuda ke-137 UNNES ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh lulusan mampu mengabdikan ilmu yang diperoleh secara bermakna serta membawa kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

(naf/kho)