JAKARTA, ifakta.co – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menginisiasi kegiatan Ngopi (Ngobrol Bareng Forkopimko) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) di kawasan Pecinan Glodok. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Candra Naya, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Selasa (20/1/2026).
Agenda silaturahmi yang dikemas secara santai ini dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0503/JBKolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Barat Shinta Purwitasari, perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani, sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta, kepala OPD, camat, lurah, Dewan Kota, tokoh masyarakat, hingga perwakilan RT dan RW.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Jakarta Barat membuka ruang dialog interaktif guna menampung aspirasi masyarakat. Sejumlah perwakilan warga serta pengurus RT-RW memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan dan harapan kepada jajaran pemerintah kota serta legislatif.
Iklan
Sebelum dialog dimulai, Forkopimko Jakarta Barat menyempatkan diri meninjau sekitar 39 stan bazar pernak-pernik Imlek yang berjajar di sepanjang Jalan Pancoran. Rombongan juga mengikuti layanan skrining kesehatan yang disediakan panitia di lokasi acara.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, kawasan Pecinan Glodok dipilih sebagai lokasi perdana Ngopi Forkopimko karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, terlebih menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
“Ngopi ini kami gagas sebagai wadah silaturahmi dan penguatan sinergi Forkopimko dengan masyarakat dalam suasana yang tidak formal. Di sini kita bisa berdiskusi langsung dan menyerap aspirasi warga, apalagi Glodok merupakan kawasan wisata heritage yang akan ramai aktivitas menjelang Imlek,” ujar Iin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya anggota DPRD DKI Jakarta serta masyarakat Glodok yang dinilai mampu menjaga kerukunan dan keharmonisan wilayah.
Lebih lanjut, Iin berharap generasi muda dapat mengambil peran sebagai agent of change sekaligus penjaga nilai-nilai budaya, sehingga kebersamaan dan warisan sejarah tetap lestari.
“Kami siap bersinergi dengan masyarakat untuk mendukung program Pemprov DKI Jakarta. Harapannya, pada 2027 Jakarta Barat dapat terwujud sebagai kota sehat dan kota layak anak. Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, mari kita wujudkan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
(my/my)



