Deklarasi Ormas Gerakan Rakyat menjadi Partai Gerakan Rakyat, dan penetapan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum yang dihadiri oleh Anies Baswedan.(Poto: istimewa).

JAKARTA, ifakta.co – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan transformasi menjadi partai politik dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-I yang digelar di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026).

Keputusan strategis tersebut disepakati secara bulat oleh seluruh kader dari berbagai daerah di Indonesia dan diumumkan pada hari terakhir Rakernas melalui rapat pleno nasional.

Iklan

Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, M. Ridwan, membacakan hasil keputusan Rakernas ke-I yang menegaskan komitmen Gerakan Rakyat terhadap cita-cita pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Gerakan Rakyat meyakini bahwa tujuan utama dibentuknya NKRI adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sistem demokrasi yang terbuka, partisipatif, dan berkeadaban,” ujar Ridwan di hadapan peserta Rakernas.

Ridwan menjelaskan, keyakinan tersebut diwujudkan dalam karakter Panca Dharma, yakni religius, nasionalis kerakyatan, kersa kesatria, kasih sayang, serta integritas moral sebagai fondasi utama perjuangan politik Gerakan Rakyat.

Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat tidak cukup hanya dilakukan melalui gerakan sosial, tetapi harus ditempuh secara terorganisir dan berkelanjutan di ranah politik.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat secara resmi mendirikan partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat,” tegas Ridwan.

Pernyataan tersebut langsung disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari seluruh kader yang hadir, menandai babak baru perjalanan politik Gerakan Rakyat menuju Pemilu 2029.

Dalam Rakernas ke-I itu, forum juga secara aklamasi menetapkan Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat.

“Setuju?” tanya Ridwan kepada peserta Rakernas.

“Setuju!” jawab peserta secara serempak, disambut ketukan palu pimpinan sidang sebagai tanda pengesahan.

Rakernas juga mengamanatkan Ketua Umum terpilih untuk segera membentuk dan melengkapi struktur organisasi Partai Gerakan Rakyat di seluruh wilayah Indonesia, sesuai dengan visi, misi, dan karakter perjuangan Gerakan Rakyat.

Keputusan tersebut menegaskan keseriusan Gerakan Rakyat untuk tampil sebagai kekuatan politik baru yang siap berkompetisi dan berkontribusi dalam sistem demokrasi nasional.

(may)