PYONGYANG,ifakta.co.– Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melontarkan peringatan keras kepada pejabat-pejabatnya. Dalam rapat komite pusat Partai Buruh Korea yang digelar tiga hari di Pyongyang, Kim bersumpah bakal memberantas berbagai “praktik jahat” sekaligus menegur mental kerja pejabat yang dianggap tidak aktif dan tidak bertanggung jawab.

Rapat yang dihadiri jajaran elite partai itu membahas arah kebijakan utama serta persiapan kongres Partai Buruh Korea yang dijadwalkan berlangsung bulan depan, menjadi kongres pertama dalam lima tahun terakhir.

Menurut Korean Central News Agency (KCNA), saat menutup rapat pada Kamis (11/12), Kim mengecam adanya “sudut pandang ideologis yang keliru” serta sikap kerja yang mandek. Ia menegaskan bahwa praktik jahat yang mengakar di birokrasi Korut harus dikoreksi dan dibersihkan.

Iklan

KCNA tidak merinci bentuk penyimpangan yang dimaksud. Namun dalam beberapa bulan terakhir, partai berkuasa mengakui maraknya pelanggaran disiplin yang mengarah pada praktik korupsi.

Di sisi lain, Kim memberikan pujian kepada tentara Korut yang ikut bertempur membantu militer Rusia dalam perang melawan Ukraina. Berdasarkan perkiraan Korea Selatan, sedikitnya 600 tentara Korut tewas dan ribuan lainnya luka-luka di front pertempuran.

“Kinerja mereka menunjukkan prestise tentara dan negara kita sebagai kekuatan yang selalu menang dan pelindung keadilan internasional,” kata Kim dalam laporan KCNA. Para analis menilai Rusia memberikan imbalan berupa bantuan finansial, teknologi militer, hingga pasokan pangan dan energi.

Kim juga menyoroti modernisasi pertahanan Korut untuk menghadapi perubahan geopolitik dan perkembangan teknologi global. Rapat itu dibuka bertepatan dengan uji tembak salvo artileri dari sistem peluncur roket multiple pada Selasa (9/12), yang menurut analis mampu menjangkau wilayah Korea Selatan.