JAKARTA,-ifakta, — Arus lalu lintas di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dialihkan pihak kepolisian menyusul aksi unjuk rasa yang digelar Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) pada Senin (08/12/2025).

Sejak pukul 09.44 WIB, kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat (Patung Kuda) yang hendak menuju Jalan Medan Merdeka Selatan (arah Gambir) dialihkan ke Jalan Kebon Sirih. Sementara arus dari Tugu Tani menuju Patung Kuda masih dapat melintas dengan pengawasan ketat petugas di lapangan.

Aksi Apdesi digelar sebagai bentuk penolakan terhadap PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang dinilai menghambat pencairan Dana Desa Tahap II dan mengalihkan sebagian anggaran pembangunan desa ke program pemerintah yang bukan menjadi kewenangan desa.

Iklan

Ketua rombongan massa aksi, Suryana, menegaskan ribuan kepala desa hadir ke Jakarta untuk memperjuangkan hak masyarakat desa. “Kami bukan mau bikin macet atau menyulitkan warga kota. Kami hanya meminta keadilan bagi desa. Dana desa itu jantung pembangunan di kampung kami,” ungkap Suryana di lokasi aksi.

Polisi mengerahkan lebih dari dua ribu personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi. Seluruh pengamanan dilakukan dengan cara persuasif dan tanpa senjata api. “Kami mengedepankan keselamatan semua pihak. Aksi tetap berjalan, pengguna jalan juga harus terlayani,” kata salah satu petugas yang berjaga.

Sejumlah pengendara mengaku sempat terhambat akibat penutupan jalan tersebut. Rendi (32), warga Jakarta Barat, mengaku terpaksa memutar arah. “Ngaret dikit, tapi ya mau gimana. Lagi rame demo,” ujarnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat menghindari kawasan Monas dan sekitarnya untuk sementara waktu sampai situasi kembali normal. Pengendara yang biasanya melintas di rute menuju Gambir disarankan menggunakan jalur alternatif via Kebon Sirih atau ruas lain yang jauh dari konsentrasi massa.