JAKARTA,- ifakta,.– Perayaan HUT ke-16 Guitar Community of Indonesia (GCI) di Taman Palem Mall, Cengkareng, Jakarta Barat berlangsung meriah, Sabtu 06/12/25. Sejak pukul 13.00 hingga 21.00 WIB, ratusan pengunjung tumpah ruah menikmati panggung musik penuh energi dan rasa kekeluargaan.

Komunitas GCI yang berdiri pada 10 November 2009 ini dikenal sebagai salah satu penggerak seni musik di Indonesia. Tidak hanya menaungi penggemar gitar, GCI telah berkembang menjadi rumah besar bagi semua pecinta musik, tanpa batas genre maupun latar belakang. Organisasi ini juga resmi berbadan hukum dan aktif mengembangkan bakat generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif.

Acara dibuka oleh Ketua GCI Regional DKI Jakarta, Mairoji. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung perjalanan panjang GCI.
“Hari ini bukan cuma ulang tahun GCI, tapi perayaan semangat kebersamaan yang selalu hidup dalam komunitas ini,” ujar Mairoji.

Iklan

Usai pembukaan, Jikun Sprain langsung menyambar perhatian pengunjung dengan performa dadakan di tengah area mall. Permainan gitarnya yang menghentak membuat pengunjung berhenti dan ikut merayakan suasana panggung yang mendadak pecah.

Penampilan kemudian berlanjut dari para gitaris berbakat: Adam, Anggan Syn, Yusuf mewakili GCI Jakarta dengan warna musik yang variatif. Dari GCI Tangerang, James Morintoh dan Rony Best86 unjuk skill lewat paduan gitar akustik yang syahdu.

Shafiq, Betek, Alfie dan Iam selaku Ketua GCI Karawang turut memberi energi khas dari daerahnya. Alex (Ketua GCI Bogor), serta Gun Gun, Shall dan Ridho Armansyah (Ketua GCI Sukabumi) ikut meramaikan panggung dengan aksi memukau.

Salah satu momen paling mengena datang dari Iam yang menyampaikan ucapan ulang tahun penuh rasa dari GCI Karawang. Pesannya mengenai persaudaraan membuat penonton bersorak setuju dan banyak yang terharu.

Setelah itu, Dhimas memamerkan teknik permainan gitar super presisi yang sukses mendapat tepuk tangan panjang dari penonton.

Puncak acara terjadi saat Ketua Umum GCI, Puguh Kribo, mengambil alih panggung. Keahlian tingkat tinggi dalam memainkan berbagai genre gitar membuat penonton benar-benar tak ingin berkedip. Suasana berubah menjadi pesta musik berskala besar.

Menutup acara, seluruh member GCI yang hadir naik ke panggung untuk foto bersama. Ekspresi bahagia terpancar di wajah para pemain yang merasa bangga menjadi bagian dari perjalanan GCI.

Puguh juga memberikan hadiah berupa BKS Polish dan senar gitar untuk semua performer sebagai bentuk apresiasi atas bakat dan dukungan mereka.

Dalam wawancara singkatnya, Puguh menyampaikan rasa syukur dan optimisme akan masa depan komunitas. Ia menegaskan bahwa GCI lahir dari semangat dan kecintaan pada musik, bukan dari fasilitas atau dana besar.

“Kita mulai dari nol. Hari ini kita tumbuh besar dan dikenal masyarakat. Kita akan terus melangkah, memperbanyak workshop, memperkuat jaringan, dan membawa seni musik Indonesia ke panggung yang lebih luas,” ucapnya penuh semangat.

Dengan soliditas dan antusiasme yang tetap menyala, GCI berharap perayaan tahunan ini terus menjadi ruang kreatif bagi para gitaris untuk berkembang dan menginspirasi masyarakat luas.