Kairo , ifakta.co – Sektor swasta non-migas Mesir menunjukkan tanda-tanda awal stabilisasi pada bulan Juli 2025, menurut laporan terbaru Indeks Manajer Pembelian (PMI) dari S&P Global. Dalam laporan tersebut, tercatat peningkatan lapangan kerja untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan terakhir, sekaligus mengindikasikan adanya pemulihan bertahap dalam perekonomian nasional.
Meskipun sektor ini masih mencatatkan kontraksi, laju penurunan output dan pesanan baru mengalami perlambatan yang signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya. Hal ini mencerminkan mulai membaiknya kondisi bisnis serta meningkatnya optimisme pelaku usaha terhadap prospek jangka pendek.
Laporan PMI S&P Global mencatat bahwa indeks utama naik mendekati ambang batas 50—yang memisahkan ekspansi dari kontraksi—menunjukkan bahwa tekanan ekonomi mulai mereda, meskipun tantangan masih ada. Salah satu sorotan utama adalah peningkatan perekrutan tenaga kerja, yang menandakan adanya dorongan dari perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan layanan mereka.
Iklan
Analis ekonomi melihat hasil ini sebagai sinyal positif dari upaya stabilisasi makroekonomi yang tengah dilakukan pemerintah Mesir, termasuk reformasi fiskal dan dukungan dari lembaga keuangan internasional. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa ketahanan jangka panjang sektor swasta masih sangat bergantung pada keberlanjutan reformasi dan kondisi global yang turut memengaruhi arus perdagangan dan investasi.
Dengan adanya perbaikan indikator-indikator utama ini, diharapkan sektor swasta non-migas Mesir dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan di tengah tantangan global.(SB)