Washington, ifakta.co – Indeks S&P 500 ditutup jauh lebih rendah pada perdagangan Jumat (1/8), setelah laporan pekerjaan AS yang jauh di bawah ekspektasi memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi. Di saat yang sama, aksi jual besar-besaran yang dipimpin oleh saham Amazon memperburuk sentimen negatif di sektor teknologi.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa jumlah pekerjaan baru yang tercipta pada bulan Juli hanya mencapai angka yang jauh di bawah perkiraan analis. Kelemahan ini memicu kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi mulai kehilangan momentum, di tengah tekanan inflasi yang masih membayangi dan ketidakpastian suku bunga dari Federal Reserve.
Investor yang semula berharap data pekerjaan yang stabil akan menjadi penopang bagi prospek ekonomi, kini menghadapi kenyataan baru bahwa perlambatan mungkin lebih nyata dari yang diperkirakan.
Iklan
Di sisi lain, saham Amazon anjlok tajam setelah perusahaan merilis laporan keuangan yang mengecewakan, terutama pada segmen layanan cloud dan e-commerce. Penurunan saham Amazon menyeret turun saham-saham teknologi besar lainnya seperti Apple, Microsoft, dan Nvidia, sehingga memperparah tekanan pada indeks utama.
Akibatnya, S&P 500 mengalami penurunan harian terbesar dalam beberapa pekan terakhir, sementara Nasdaq juga terkoreksi signifikan. Indeks Dow Jones pun tak luput dari tekanan meski cenderung lebih stabil berkat sektor industri dan keuangan.
Analis pasar memperingatkan bahwa investor kini berada dalam fase yang lebih berhati-hati, dengan volatilitas diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan, seiring pasar menantikan data inflasi dan petunjuk lebih lanjut dari The Fed.
“Ini adalah kombinasi dari kabar buruk dari ekonomi riil dan koreksi di sektor yang selama ini menjadi motor pertumbuhan pasar. Investor saat ini menghadapi ketidakpastian ganda,” ujar salah satu analis senior di New York.
Dengan tekanan yang datang dari berbagai arah, pasar keuangan AS tampaknya memasuki periode konsolidasi, di mana kehati-hatian dan selektivitas menjadi kunci.
(Sb-Alex)