JAKARTA, Ifakta.co – Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), organisasi sayap Partai Gerindra, menyambut baik rencana sinergitas dan kolaborasi bersama Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) dalam membangun bangsa serta mengawal program-program pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Sebagai perwakilan organisasi kristen di negara ini, GEKIRA dan Bamagnas harus bisa membangun bangsa utamanya dalam memberikan solusi konret bagi persoalan-persoalan kebhinnekaan dan persoalan yang dihadapi umat kristen di NKRI,” kata Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi saat menerima Pengurus Pusat BAMAGNAS di Jakarta, Jumat (01/8/2025).
Menurut Nikson, sinergi dan kolaborasi ini ke depan akan dilakukan melalui kegiatan-kegiatan bersama dalam rangka memberikan solusi konkret terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi umat kristen kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.
Iklan
Nikson juga menyampaikan implementasi sinergi dan kolaborasi ini akan dilakukan dalam bentuk kesepakatan bersama dalam beberapa minggu ke depan.
“Sinergi dan kolaborasi ini akan kita finalkan dalam beberapa minggu ke depan dalam bentuk kesepakatan bersama GEKIRA dan BAMAGNAS. Kita sebagai umat Kristen harus bisa menjadi pemberi solusi, bukan menjadi beban bagi negara kita,” ujar Nikson.
Sementara Ketua Umum BAMAGNAS, Pendeta Japarlin Marbun mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada 2015 lalu, BAMAGNAS sudah ikut serta menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi umat kristen semisal persekusi rumah ibadah.
Namun, ungkapnya, penyelesaikan persoalan umat kristen ke depan akan lebih banyak jangkauannya jika bisa bekerja lebih erat lagi bersama organisasi-organisasi kristen yang ada di negara kita.
“Sejak berdiri 2015 lalu, kami telah ikut menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi umat kristen seperti dalam hal persekusi rumah ibadah. Agar cakupannya lebih luas lagi tentu kami harus lebih banyak bersinergi dan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi kristen termasuk dengan GEKIRA dalam menghadapi tantangan-tantangan yang lebih besar yang dihadapi orang atau umat kristen di Indonesia,” ungkap Pendeta Japarlin.
Pendeta Japarlin juga mengungkapkan melalui sinergi dan kolaborasi ini akan menjadi kekuatan besar nantinya bagi orang-orang kristen di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan solusi konkret kepada pemerintah terhadap persoalan-persoalan terutama persoalan keagamaan yang dihadapi bangsa dan negara.
Ia juga menambahkan sinergitas dan kolaborasi ini tidak hanya melulu menyangkut di bidang persekusi agama, namun dapat juga ikut memberikan solusi konkret terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi para tenaga pendidik yang beragama kristen selama ini.
“Melalui sinergi dan kolaborasi ini, BAMAGNAS dan GEKIRA akan menjadi kekuatan besar di garda terdepan dalam memberikan solusi konkret kepada pemerintah Prabowo-Gibran,” pungkasnya.
Usai pertemuan, Pendeta Japarlin menyerahkan buku profil BAMAGNAS kepada Ketum GEKIRA Nikson Silalahi.
(Tio)