Belum Bisa Bernafas Lega, Korban KSP Indosurya Cipta Tak Kunjung Dapat Haknya

- Jurnalis

Senin, 23 Oktober 2023 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para korban KSP Indosurya Cipta tak kunjung dapat haknya dan belum bisa bernafas lega.(Foto: Istimewa)

Para korban KSP Indosurya Cipta tak kunjung dapat haknya dan belum bisa bernafas lega.(Foto: Istimewa)

JAKARTA, IFAKTA.CO – Setelah sempat mendapatkan putusan lepas, Mahkamah Agung (MA) telah memvonis 18 tahun penjara Bos KSP Indosurya, Henry Surya pada 4 September 2023 lalu.

Hal ini tentu menjadi sorotan masyarakat, terutama para kreditur KSP Indosurya Cipta yang merupakan korban dari KSP Indosurya Cipta.

Namun, hingga kini banyak korban KSP Indosurya Cipta belum bisa bernafas lega karena mereka belum juga mendapatkan haknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Actualnews, Alitheia Law Firm (Kuasa Hukum 7 Korban KSP Indosurya), Alitheaia, SH menerangkan, klien nya yang sebanyak 6 orang dan 1 PT dengan total tagihan Rp 89.158.567.003,00 yang terikat dalam perjanjian perdamaian (Homologasi).

“Sebagaimana Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) Putusan PN Jakarta Pusat Nomor 66/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn.Niaga.Jkt.Pst Tanggal 17 Juli 2020 Juncto Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 1348k/Pdt.Sus- Pailit/2020 Tertanggal 8 Desember 2020, atas nama Debitor Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta, yang sampai dengan saat ini mereka masih belum juga mendapatkan haknya,” ujar Alitheaia, SH dilokasi.

Baca juga :  Jelang Ajang Bergengsi Adipura, Lurah Kamal Lakukan Monitoring Titik Lokasi Persiapan Penilaian

Sementara itu, menurut dia, latar belakang mereka sebagian besar adalah pengusaha yang sempat mempercayakan KSP Indosurya Cipta yang dulu menjanjikan bunga yang tinggi. “Bahkan Klien kami ini rata-rata telah menginjak lanjut usia, sehingga dana yang ditampung KSP Indosurya Cipta adalah dana hari tua,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu langkah bagi kreditur yang diciderai janjinya oleh debitur melalui kesepakatan pedamaian (homologasi) adalah mengajukan permohonan pembatalan perdamaian yang berujung pada kepailitan melalui Pengadilan Niaga sebagaimana telah dijamin dalam Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 171 jo Pasal 291 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

“Namun pada 15 Desember 2022, Mahkamah Agung mengeluarkan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2022 sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan [“SEMA 1/2022”] yang mewajibkan Permohonan Pailit dari Menteri terkait yakni Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia,” sambungnya.

Baca juga :  Sahabat Lala Gelar Silaturahmi, Undang LBH AIR dan Ojol Tambora

Dengan dilatarbelakangi SEMA 1/2022, kata dia, sebagai Kreditor KSP Indosurya, Klien pihaknya mengusahakan mendapatkan haknya dengan melayangkan permohoan kepada Kementerian Koperasi dan UMKM untukmeminta Negara melalui Menteri Koperasi dan UMKM mengajukan permohonan kepailitan KSP Indosurya Cipta, dengan harapan melalui proses tersebut hak-hak dari kreditur dapat terpenuhi dan perkara KSP Indosurya Cipta terselesaikan.

“Alih-alih mendapat dukungan dari Menteri Koperasi dan UMKM, surat permohonan para kreditur KSP Indosurya Cipta ini tidak mendapat tanggapan apapun, bahkan para kreditur telah melayangkan surat keberatan dan tetap nihil,” ucapnya.

Sebagai upaya terakhir atas tidak ditanggapinya permohonan para kreditur, lanjutnya, para kreditur melayangkan gugatan ke PTUN Jakarta, dengan harapan Pengadilan dapat memaksa pemerintah. Dalam hal ini Menteri Koperasi dan UMKM memikirkan nasib dan hak dari para kreditur KSP Indosurya Cipta.

Baca juga :  Tata Kelola Perparkiran di Kawasan KBN Cakung Diduga Bau Aroma Pungli

“Gugatan PTUN telah melalui agenda eksepsi & jawaban dari KSP Indosurya. Berdasarkan Jawaban dari KSP Indosurya tanggal 16 Oktober 2023, menunjukan kesan bahwa apa yang telah dilakukan KSP Indosurya Cipta saat ini adalah perbuatan yang tidak melanggar hukum. Menjadi sebuah ironi jika kerugian sebegitu banyak dan besar tersebut yang mana itu disebabkan oleh KSP Indosurya Cipta adalah sebuah perbuatan yang sejalan dengan hukum,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, pada kesempataan ini klien pihaknya yang merupakan Kreditor KSP Indosurya Cipta menitikberatkan pada nurani keadilan Majelis Hakim, untuk membuktikan apakah KSP Indosurya Cipta yang salah atau hukum Indonesia yang keliru sehingga hak dari para kreditur tidak dapat terpenuhi.

Berita Terkait

Cegah Paparan Terorisme, Eks Napiter Ken Setiawan Jadi Pembicara Diskusi Kewaspadaan Dini di Kesbangpol Jakbar
PWI Jaya Telah Resmi Melangsungkan OKK Angkatan 17 di Majalah Hidup
Tingkatan Minat Baca Anak Pemkot Jakpus Roadshow Bunda PAUD dan Bunda Literasi
Soal Wahana Hiburan di Lapangan Citra 5 Pegadungan, RW Kiki Pastikan Jaga Kondusifitas Wilayah
Menyambut HUT RI Ke- 79 RW 03 Palmerah Gelar Kompetisi Futsal Antar RT
Kasus Dugaan Penyerobotan dan Pemanfaatan Lahan City Park Masuk Tahap Penyidikan
Paguyuban Duri Utara Bersatu Tebar Senyuman di Anak-anak Yatim Piatu Tambora
Warga Kebon Kelapa Serbu Pasar Murah yang Digelar Pemprov DKI

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:25 WIB

Imbas Tak Ada Kouta PPPK, Guru Swasta Kemenag Gelar Unjuk Rasa

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:19 WIB

SMPN 4 Tangerang Selatan Maju ke Penilaian Sekolah Adiwiyata Provinsi Banten

Senin, 3 Juni 2024 - 20:37 WIB

Demi Raup Keuntungan, SMPN 4 Kota Tangerang Selatan Diduga Lakukan Pungli Berkedok Kas

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:05 WIB

Optimalkan PPDB, SMK Tri Arga 2 Promosikan Sekolah yang Efektif untuk Dapatkan Siswa Baru

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:47 WIB

Melalui Seminar, Universitas Mercu Buana Ajak Siswa SMP 169 Jakarta Bangun Personal Branding di Sosmed

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:26 WIB

Himbauan Kadis Pendidikan Tak Digubris, Mts Al-Hidayah Kota Tangerang Tetap Gelar Perpisahan di Luar Sekolah

Sabtu, 11 Mei 2024 - 13:36 WIB

Ratusan Pelajar dari 30 SMP & MTS se-Jabodetabek Adu Kekompakkan Lomba Baris Berbaris di SMK Kebudayaan

Kamis, 9 Mei 2024 - 20:20 WIB

SDN Cipondoh 3 Jadikan Motivasi Pelajar Berjiwa Profil Pancasila

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta.co

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca