Heboh, Pasutri di Nganjuk Kenalkan Mr. Pedro untuk Lunasi Hutang Indonesia

  • Whatsapp

ifakta.co, Nganjuk – Masyarakat Nganjuk saat ini tengah digemparkan oleh beredarnya video yang berisi tentang seorang wanita yang sedang mensosialisasikan pembentangan spanduk bertuliskan Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), pada Selasa 28 Januari 2020.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 51 detik itu, wanita yang mengatasnamakan dirinya sebagai A3 Nganjuk itu mengatakan ia bermaksud untuk mensosialisasikan bahwa Mr. Dony Pedro telah datang.

“Selamat datang Mr.Dony Pedro, yang mulia Dony Pedro bahwa di A3 Nganjuk telah dibentangkan baliho sebagai sosialisasi agar mengerti mengetahui bahwa IMD Mr.Dony Pedro melunasi hutang Indonesia untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata sosok wanita A3 Nganjuk itu.

Rekaman wanita dalam video itu juga menyebutkan lokasi di mana telah di bentangkan baliho IMD (TKP) yaitu tepatnya di pasar burung Warujayeng. Ia menyebutkan jika aksinya itu disaksikan warga di sekitar pasar Warujayeng.

Namun ironisnya dari rekaman video yang beredar, aksi bentang baliho IMD itu tidak terlalu mendapatkan respon dari warga di lokasi tersebut. Terbukti tidak ada kerumunan massa atau warga pada saat sosialisasi tersebut berlangsung, yang nampak hanya beberapa orang laki-laki yang sedang membentangkan baliho.

Dari penyelusuran yang dilakukan ifakta.co, diketahui orang yang mengatas namakan A3 Nganjuk itu ternyata adalah sepasang suami istri atau Pasutri yang berasal dari Desa Sumber Kepuh Kecamatan Tanjung Anom, Nganjuk.

Diketahui, sang suami bernama Amin Gatot (50) adalah orang bertindak selaku pembentang baliho dan istrinya adalah wanita yang suaranya terekam melakukan sosialisasi IMD di video yang beredar itu.

Ditempat terpisah, Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto ketika di mintai keterangan oleh ifakta.co terkait video yang sedang viral di Nganjuk itu mengatakan jika ia belum bisa memberikan keterangan banyak terkait hal tersebut.

“Memang benar kami sudah menerima laporan terkait Video itu dari Polsek Warujayeng pada Selasa 28 Januari 2020. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap suami istri yang telah melakukan aksi di video yang beredar itu,” jelas Kapolres, Rabu 29 Januari 2020.

Kapolres menghimbau agar masyarakat  Nganjuk di mohon untuk sabar menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian baik dari Polsek Warujayeng maupun dari Polres Nganjuk. Sehingga dapat di ketahui apa motif dan tujuan dari Amin Gatot bersama istrinya melakukan sosialisasi IMD seperti yang tengah viral juga di kota Tangerang dan Jakarta baru – baru ini. (may)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *