TANGERANG, ifakta.co – Nuansa keberagaman adat dan budaya Nusantara mewarnai peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia saat mengikuti apel bersama di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Selasa (13/10/2026).
Dalam momentum tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tampil mengenakan pakaian adat khas Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Pakaian adat yang dikenakan para ASN mencerminkan beragam identitas budaya dari berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman tersebut menjadi simbol bahwa perbedaan suku, bahasa, adat istiadat, dan budaya bukanlah penghalang untuk membangun kebersamaan sebagai satu bangsa.
Iklan
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pakaian adat bukan sekadar busana seremonial, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya bangsa yang harus dijaga serta dilestarikan bersama.
Menurutnya, momentum Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya Nusantara sekaligus menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Nilai kebersamaan tersebut sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang mengajarkan bahwa perbedaan merupakan kekayaan bangsa dan menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berdasarkan pantauan ifakta.co, penggunaan pakaian adat Nusantara diikuti oleh ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan suasana penuh kebersamaan.
Momentum ini menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama, memperkuat rasa saling menghormati, serta menanamkan nilai kebangsaan di lingkungan pemerintahan.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, semangat keberagaman diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, dan komitmen bersama membangun daerah dalam bingkai persatuan Indonesia.
(sib/lex)






