8 Klub Malam di Kota Indah Tamansari Jakbar Diduga Jalankan Praktek Prostitusi

  • Whatsapp

JAKARTA – Delapan nama tempat hiburan malam yang berlokasi di Kawasan Rukan Kota Indah, Jl. Pangeran Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat diduga menjadi lokalisasi prostitusi terselubung berkedok Bar dan Massage.

Kedelapan klub malam itu yaitu: Astro Bar & Massage, Happy Bar & Massage, Mega Ayu Massage & KTV, Grand La Bar & Massages, New Sari Ayu Bar & Massage dan Grand MTR Bar & Massage

Bacaan Lainnya

Berdasarkan penelurusan yang dilakukan wartawan, di lokasi tersebut setidaknya ada delapan tempat hiburan malam yang menjajakan minuman keras beralkohol, juga sekaligus melayani pijat (massage).

Pelayanan pijat (massage) inilah yang diduga hanya ‘kedok’ saja, padahal prakteknya hanyalah sebagai tempat praktek prostitusi terselubung.

“Jadi di lantai dasar untuk minum-minum (alkohol) ditemani oleh wanita-wanita yang telah disediakan oleh pemgusaha. Selanjutnya kalau tamunya mau ‘eksekusi’ tinggal naik aja ke atas,” ujar Anton (30) bukan nama sebenarnya, saat berbincang dengan wartawan, Jumat (25/11).

Anton menjelaskan, sebelum tamu hendak pijat (massage), tamu bisa menikmati minuman keras dahulu di temani oleh wanita-wanita yang telah disiapkan.

Kemudian, jika ingin pijat (massage), tamu bisa langsung transaksi dengan tarif yang sudah ditentukan oleh pengusaha.

“Intinya kalau tamu sudah pengin melakukan hubungan badan dengan si wanita yang nemenin minum, tamu bisa langsung naik ke lantai atas,” imbuh Anton.

Menanggapi hal itu, Aktivis Sosila Pemuda Jakarta Barat Peri Ryan meminta kepada instansi terkait untuk melakukan tindakan tegas atas usaha tersebut.

“Jelas jika yang dikatakan benar, sudah menyalahi aturan pemerintah soal usaha bar dan panti pijat,” ujar Peri.

Peri juga mencurigai ada oknum aparatur negeri sipil (ANS) yang bermain di belakang usaha itu.

“Kalau tidak di backingi oknum aparat mana bisa dia terang-terangan usaha seperti itu,” imbuhnya.

Sekali lagi ia menegaskan, agar Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Sat Pol PP Jakarta Barat untuk menindak tegas jika terjadi pelanggaran.

“Sudin Parekraf dan Pol PP coba cek lokasi, bila perlu nyamar jadi pengunjung. Pasti akan tahu kalau tempat hiburan itu melakukan praktek prostitusi,’ tandasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *